
💦 💣Senjata Penghancur Generasi
"Merendahkan diri sendiri demi cuan dengan membuat konten hina dan durjana -yang melanggar aturan agama yang lurus dan budi pekerti yang luhur- merupakan senjata tempur baru yang menyerang bangunan agama kita dan mengancam keamanan negeri-negeri kita. Wahai ayah bunda, lindungilah anak-anak kalian! Wahai putra-putriku, angkatlah derajat kalian dari kedunguan dan kebodohan! Wahai hamba yang cerdas, laki-laki dan wanita, pertahankanlah agama dan moral kalian semaksimal mungkin."
| Syekh Soleh al-'Ushoimiy hafizhahullahu
🇮🇩🇸🇦 ICC DAMMAM KSA

💎 Mutiara Nasihat:
Penulis kitab Tuhfatul Ahwadzi mengatakan,
"Berakhlak mulia kepada sesama itu level terendahnya adalah tidak mengganggu dan menyakiti orang lain. Sedangkan akhlak mulia level paling tinggi adalah berbuat baik kepada orang yang menyakiti"
🍀 Akhlak mulia kepada sesama manusia itu ada tiga level.
🍀 Level terendah adalah cukup dengan menjadi orang yang tidak usil, tidak mengganggu dan tidak berulah dengan ulah yang menyakiti atau membuat tidak nyaman orang lain baik dengan kata-kata ataupun perbuatan.
🍀 Level tengah adalah berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kita.
🍀 Banyak orang bisa sampai level ini.
🍀 Level tertinggi adalah berbuat baik kepada orang yang menyakiti kita semisal senyum manis yang tulus kepada orang yang suka buang muka kepada kita dan bersedekah kepada orang yang hobi memfitnah.
🍀 Hanya manusia pilihan yang bisa sampai level ini.
🍀 Itulah orang yang berakhlak mulia ikhlas lillahi ta'ala.
🍀 Orang tersebut berakhlak mulia bukan karena mengharapkan balasan dunia berupa sikap baik orang kepada dirinya. Dia berkeyakinan bahwa akhlak mulia itu bukan jual beli namun semata berharap pahala di akherat nanti.
🌐 Sumber : Link
📝 Penulis : Ustadz Aris Munandar ,S.S.,M.P.I

NASEHAT UNTUKKU
____
"Bukan wanita shalihah, wanita yg berbuat buruk pada suaminya, tidur dalam keadaan murka padanya, menyebar aibnya, mengingkari kebaikannya, menghina keluarganya dengan lisan & menggunjing suaminya dengan setan dari kalangan manusia.
Bukan pula lelaki, yang cerewet pada istrinya,menghina keluarganya, merendahkan jerih payahnya, mengganti kepempimpinan petunjuk dengan kezhaliman, mengurangi hak-haknya & menghinanya di hadapan anak-anaknya."
Dr. Ibrahim Al Kindi
TwitUlama

Teknologi adalah ANUGERAH, kecuali bila kita sendiri yang mengubahnya menjadi MUSIBAH.
Yuk, lirik postingan kita, mana yang berpotensi ANUGERAH, dan mana yang bisa berujung MUSIBAH.
(Ust. Abu Umar Basyir hafizhahullah)

HADAPI KENAKALAN ANAK DENGAN DOA YANG BAIK
Ada seseorang datang kepada al-Imam Ibnul Mubarak rahimahullahu ta’ala dan mengadukan sikap durhaka anaknya.
Maka beliau bertanya, Apakah pernah engkau berdoa keburukan untuknya? Lelaki tersebut menjawab, pernah (wahai Imam)
Maka beliau mengatakan, Kalau begitu, engkaulah yang telah merusaknya (menjadikannya durhaka)
(Fashlul Khithab fi az-Zuhud (jilid: 8/hal: 503)

MENGUKUR KADAR CINTA KEPADA ALLAH DAN RASULNYA
Abdullah bin Mas`ud berkata:
من أحب أن يعلم أنه يحب الله ورسوله فلينظر فإن كان يحب القرآن فهو يحب الله ورسوله
"Barangsiapa ingin mengetahui bahwa ia telah mencintai Allah dab Rasul-Nya maka hendaknya ia mengecek, jika ia cinta dengan Al Quran maka ia telah cinta kepada Allah dan Rasul-Nya." [HR. Thabrani]

NASEHAT UNTUKKU
___
Manusia itu tdk punya hak memilih kecuali menyembah Allah dan beribadah kepada Allah, karena itu fitrah dasar manusia
Ustadz Sofyan Chalid Ruray, hafidzahullah
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَاَ قِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًا فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّا سَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيْلَ لِخَـلْقِ اللّٰهِ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ وَلٰـكِنَّ اَكْثَرَ النَّا سِ لَا يَعْلَمُوْنَ
"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,"
(QS. Ar-Rum: Ayat 30)

📎 Nasihat Asatidzah.
"Seorang anak ketika dia minta sesuatu kepada ibunya, dia begitu yakin bahwa ibunya akan kasih, tapi ketika minta kepada Allah dia kurang yakin kalau Allah akan kasih, padahal yang menciptakan dia dan ibunya adalah Allah."
ゞ Al-Ustadz Luqman Jamal, Lc. حفظه الله

❗️SUDAH LELAH, CAPEK, TERNYATA ZONK❗️
Ikhwan …
Antum Semangat ibadah (sholat, puasa, dll) sangat bagus sekali, tapi harus ngerti juga, dalil yg antum pakai itu SHOHIH atau gak ?.
Coba deh, koreksi kembali dalil-dalil yg antum jadikan pijakan dalam Ibadah selama ini, siapa tau masih ada yang DHAIF, apalagi PALSU.
مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di neraka.” (HR Ibnu Majah)
Ayo, sama-sama kita koreksi kembali pijakan ibadah kita, sebelum terlambat, daripada akhirnya ZONK.
Baarakallahu fiikum
___

AL KAAFIY
Yang Maha Mencukupi
Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie
Diantara nama Allah adalah Al Kaafiy yang maknanya Dzat yang maha MENCUKUPI segala kebutuhan hamba-Nya baik didunia ataupun di akhirat.
Allah Ta’ala berfirman :
فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Maka cukuplah Allah yang akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
(QS Al Baqarah : 137)
Allah Ta’ala juga berfirman :
إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ
Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu).
(QS Al Hijir : 95)
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan doa selesai makan dengan lafadz :
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَفَانَا وَأَرْوَانَا غَيْرَ مَكْفِيٍّ وَلَا مَكْفُورٍ
“Segala puji milik Allah Dzat yang MENCUKUPI kita dan menghilangkan dahaga kita, pujian yang tidak terbatas dan tanpa diingkari.”
(HR Ibnu Abi Syaibah : 29562)
Ayat-ayat dan hadits diatas menunjukan bahwa diantara nama dan sifat Allah adalah Al kaafiy yaitu Dzat yang memiliki sifat mencukupi segala hajat dan kebutuhan hamba Nya. Maka adukanlah segala problema kehidupan baik dalam urusan dunia atau akhirat hanya kepada Allah maka pasti akan ditemukan padanya jalan keluar, bahkan dalam menghadapi musuh atau orang yang mendzalimi kita maka mohonlah kepada Allah agar dicukupkan perlindungan dari keburukan dan kedzalimanya.
Ucapkanlah :
يا كافٍ، اكفني شرَّ فلان
“Wahai Dzat yang maha mencukupi, peliharalah aku dari kejahatan si fulan."
Baca selengkapnya di : Link
🎥 HUKUM BACA BISMILLAH SEBELUM BEKERJA
.
👤 Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan Hafidzahullah
.
➡️ Official Youtube ShahihFiqih : Link

Hukum Menyogok Untuk Masuk Kerja
Menyogok untuk masuk kerja tentu tidak diperbolehkan dalam Islam dan hukumnya adalah haram. Kita dapati ada oknum (segelintir orang) yang berusaha untuk menyogok agar bisa diterima oleh PNS (semoga tidak terjadi lagi di negara kita tercinta Indonesia). Mereka berpikir tidak apa-apa menyogok dengan jumlah uang yang besar untuk masuk PNS. Sangkaan mereka bahwa ketika jadi PNS, maka hidup mereka akan terjamin oleh negara sampai mati, bahkan ada pesangon untuk anak dan istri sepeninggalnya.
Memberikan sogok (suap) dan menerima sogokan (suap) adalah dosa besar dan mendapat laknat. Abdullah bin ‘Amr radhiallahu ‘anhu berkata,
لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الرَّاشِىَ وَالْمُرْتَشِىَ
“Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam melaknat orang yang memberi suap dan yang menerima suap”. [HR. Abu Daud, shahih]
Kerusakan di muka bumi ini terjadi karena merajalelanya sogok dan suap. Allah Ta’ala berfirman mengenai sifat orang Yahudi,
سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ أَكَّالُونَ لِلسُّحْتِ
“Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram.” [Al-Maidah : 42]
Maksud memakan yang haram (أَكَّالُونَ لِلسُّحْتِ) yaitu suap dan sogok. Ibnu Katsir menjelaskan dalam tafsirnya,
أي : الحرام ، وهو الرشوة كما قاله ابن مسعود وغير واحد أي : ومن كانت هذه صفته كيف يطهر الله قلبه؟ وأنى يستجيب له
“Yaitu harta yang haram berupa sogok/suap sebagaimana perkataan Ibnu Mas’ud dan yang lainnya. Apabila ada orang yang bersifat dengan sifat ini, bagaimana Allah akan membersihkan hatinya? Bagaimana bisa doanya dikabulkan?” [Tafsir Ibnu Kastir]
Demikian juga Allah berfirman agar manusia jangan saling memakan harta sebagian yang lain dengan cara yang haram. Termasuk dalam hal ini adalah harta dari suap/sogok.
Allah berfirman,
وَلا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالإثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 188).
Penulis: Ustadz Raehanul Bahraen
Artikel: Link

NASEHAT UNTUKKU
__
Maut bukanlah perpisahan sebab kita kan berjumpa di akhirat. Perpisahan yang sebenarnya adalah salah satu di antara kita di Surga sementara satunya di Neraka.
___
Ustadz Yani Fahriansyah

YANG PANTAS UNTUK DICEMBURUI
Manusia yang paling pantas untuk dicemburui saat ini adalah mereka yang senantiasa sibuk dengan kebaikan akhirat.
Ustadz Ahmad Abu Farhan Hafizhahullah

KENAPA SULIT SEKALI MENANGIS?
🔊 Yahya bin Mu'adz rahimahullah berkata,
مَا جَفَتْ الدُّمُوعُ إلا لِقَسَاوَةِ القُلُوبِ ومَا قَسَتْ القُلُوبُ إلا لِكَثْرَةِ الذُّنُوبِ
"Tidaklah air mata mengering (sulit menangis) melainkan karena kerasnya kalbu.
Dan tidaklah kalbu mengeras kecuali karena banyaknya dosa."
📚 Syu'abul Iman 9/383
Jangan salahkan asin dan kejang-kejang

📌 DI ANTARA PERANGAI ORANG-ORANG YAHUDI ADALAH HASAD
✍️ Ibnu Ustaimin -rahimahullah- berkata:
Di antara perangai orang-orang Yahudi adalah hasad, siapa yang hasad, maka telah menyerupai mereka. Kita memohon perlindungan Kepada Allah dari sifat hasad.
📚 Syarah Riyadus Salihin 2/576

Ya Allah jadikanlah anak-anak kami penyejuk jiwa kami dan menjadi orang-orang yang bertakwa kepadamu

SEGERAKAN MEMINTA MAAF
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barang siapa yang pernah berbuat zalim terhadap kehormatan saudaranya atau mengambil sesuatu darinya, hendaknya segera meminta maaf dan kehalalannya (di dunia ini) sebelum tiba hari di mana dinar dan dirham tak lagi bermanfaat. Jika tidak, maka pada hari kiamat, amal salehnya akan diambil sebanding dengan kezaliman yang telah diperbuat. Jika ia tidak lagi memiliki kebaikan, maka keburukan orang yang pernah ia zalimi akan dipindahkan kepadanya.”
(HR. Bukhari, no. 2449)

Jihad Meninggalkan Keharaman
Al Allamah Al Albani berkata:
"Termasuk jihad yang paling utama adalah seorang muslim berjuang agar tidak terjerumus dalam keharaman".
"Silsilah Huda wa Nur, Kaset 8"

"Janganlah Melampiaskan Kemarahan!"_
Nasehat dari Rasulullah ﷺ tentang mengendalikan kemarahan sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu `anhu, kita diajarkan untuk tidak melampiaskan kemarahan. Ketika seseorang meminta nasihat kepada Rasulullah ﷺ, beliau hanya memberikan satu nasihat yang sederhana namun mendalam: "Janganlah kamu marah."
Kemarahan adalah emosi yang wajar, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, ia dapat menyebabkan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Dalam banyak situasi, kemarahan dapat memicu konflik, merusak hubungan, dan menghalangi kita dari berpikir jernih. Oleh karena itu, nasihat Rasulullah ﷺ ini mengingatkan kita untuk selalu berusaha mengendalikan emosi kita.
Rasulullah ﷺ mengulangi nasihat ini beberapa kali, menunjukkan betapa pentingnya untuk tidak membiarkan kemarahan menguasai diri kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi yang dapat memicu kemarahan, baik itu dalam interaksi dengan keluarga, teman, atau rekan kerja. Namun, dengan mengingat nasihat ini, kita dapat berusaha untuk tetap tenang dan tidak bereaksi secara impulsif.
Mengendalikan kemarahan juga merupakan bagian dari akhlak yang baik. Seorang Muslim yang baik adalah mereka yang mampu menahan diri dan tidak mudah tersulut emosi. Dalam Al-Qur'an, Allah juga berfirman tentang pentingnya mengendalikan amarah dan bersikap sabar. Sifat sabar dan pengendalian diri adalah ciri khas orang-orang yang beriman.
Selain itu, mengendalikan kemarahan juga dapat membawa banyak manfaat. Ketika kita mampu mengontrol emosi, kita dapat berpikir lebih rasional dan membuat keputusan yang lebih baik. Kita juga dapat menjaga hubungan yang harmonis dengan orang-orang di sekitar kita. Dalam jangka panjang, sikap ini akan membawa kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup kita.
Sebagai penutup, mari kita ingat nasihat Rasulullah ﷺ ini dan berusaha untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tidak melampiaskan kemarahan, kita tidak hanya menjaga diri kita sendiri, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi orang-orang di sekitar kita. Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk selalu bersikap sabar dan mengendalikan emosi kita.

Tidak kepo tentang urusan orang lain adalah ketenangan.
Ketenangan adalah kamu mengurangi rasa ingin tahu tentang urusan orang lain, lalu sibuk mengoreksi aib dan kekuranganmu sendiri.
- Ustadz Abu Yahya Asri Al-Buthony حفظه الله

“Lampu merah mengajarkan kadang berhenti itu adalah pilihan terbaik, tapi behenti menjadi baik adalah pilihan terburuk.”
- Ustadz Sumar Bin Darwis Hafizhahullah

📝📚 KECEMBURUAN LELAKI YANG BERAKAL
Ibnu Hajar rahimahullah berkata,
"Termasuk hal yang dimaklumi, seorang lelaki yang berakal tentu merasa keberatan apabila lelaki ajnabi melihat wajah istrinya, putrinya, dan semisalnya."
(Fathul Bari, 12/240)

🌹🌻🌷💐 IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN
✍🏼 Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,
دعا عمر القراء في رمضان فأمر أسرعهم قراءة أن يقرأ ثلاثين آية، والوسط خمسة وعشرين آية، والبطيء عشرين آية.
"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."
📚 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

APA BEDANYA?
Sebagian orang awam senang menggibah rumah tangga pesohor.
Sebagian orang yang sudah 'ngaji' menggibah rumah tangga ustadz.
Yang pertama memakan bangkai, yang kedua bangkainya beracun.
Allah ﷻ berfirman,
وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ
"Link janganlah menggunjing satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." [Al-Hujurat: 12]
Al-Hafizh Ibnu Asakir rahimahullah berkata,
إِن لُحُوم الْعلمَاء رَحْمَة اللَّه عَلَيْهِم مَسْمُومَة وَعَادَة اللَّه فِي هتك أَسْتَار منتقصيهم مَعْلُومَة
"Sesungguhnya daging orang-orang yang berilmu itu beracun, dan pasti Allah akan menyingkap aib-aib mereka yang merendahkan orang-orang yang berilmu." [Tabyin Kadzibil Muftari, hal. 29]
Bahkan bukan hanya memudaratkan diri sendiri tapi juga memudaratkan orang lain dan dakwah Islam, karena menjelek-jelekan ulama, ustadz dan da'i Ahlus Sunnah sama dengan menjauhkan manusia dari kebenaran atau menghalang-halangi mereka menuntut ilmu yang shahih.
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
═══ ❁✿❁ ═══
✍️ Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah

🌌🤲🛡 AMPUNILAH ORANG YANG MENZALIMIKU
💬 Pada suatu malam al-Hasan al-Bashri rahimahullah pernah berdoa,
اللهم اعف عمن ظلمني
`Ya Allah, ampunilah siapa saja yang telah menzalimiku`
Beliau pun banyak membaca doa itu.
Maka seseorang mengatakan kepada beliau,
يا أبا سعيد لقد سمعتك الليلة تدعو لمن ظلمك حتى تمنيتُ أن أكون فيمن ظلمك فما دعاك إلى ذلك ؟
`Wahai Abu Sa`id (kuniah al-Hasan), sungguh pada suatu malam aku pernah mendengar anda mendoakan kebaikan untuk siapa saja yang pernah menzalimi anda. Hingga aku berangan-angan agar aku termasuk orang yang menzalimi anda. Apa gerangan yang membuat anda melakukan hal itu?`
Beliau pun menjawab,
Karena firman Allah Ta`ala,
فمن عفا وأصلح فأجره على الله
`Barang siapa yang memaafkan dan melakukan perbaikan, maka pahalanya telah tetap di sisi Allah."
✍️ Syarh Shahih al-Bukhari libni Baththal 6/576

PUNCAK DARI KAROMAH ADALAH MELAZIMI ISTIQOMAH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Bukan Kebal Senjata, Bukan Bisa Terbang, Tapi Bisa Istiqomah!
Oleh karena itu Ibnul Qoyyim rahimahullah menukilkan perkataan yang indah dalam kitabnya Madarijus Salikin:
كُن صاحبَ الاستقامَةِ لا طالِبَ الكَرامة ، فإنَّ نفسَك متحرِّكَةٌ في طلَبِ الكرامةِ، وربُّك يُطالبُكَ بالاستقامةِ
“Jadilah orang yang beristiqomah, (dan) jangan menjadi pencari karomah, karena (sifat) jiwamu itu tergerak mencari karomah, sedangkan Rabb-mu menuntutmu untuk istiqomah!”.
Maksud pernyataan-pernyataan di atas adalah selayaknya seorang hamba selalu bersungguh-sungguh untuk istiqomah di atas jalan Allah yang lurus, dan berusaha menjaga dirinya agar selalu taat kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala.
Sumber : Link

BERSEDEKAH DENGAN KEMAMPUAN MAKSIMAL
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Imam al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah berkata, “Hendaknya seorang memilih untuk bersedekah dengan kelebihan hartanya, dan menyisakan secukupnya untuk dirinya karena khawatir terhadap fitnah fakir (kemiskinan). Sebab, boleh jadi dia akan menyesal atas apa yang dia lakukan (dengan berinfak seluruh atau melebihi separuh harta) sehingga merusak pahala. Sedekah dan kecukupan hendaknya selalu eksis dalam diri manusia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengingkari Abu Bakar yang keluar dengan seluruh hartanya, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tahu persis kuatnya keyakinan Abu Bakar dan kebenaran tawakkalnya, sehingga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak khawatir fitnah itu menimpanya sebagaimana Beliau khawatir terhadap selain Abu Bakar. Bersedekah dalam kondisi keluarga sangat butuh dan kekurangan, atau dalam keadaan menanggung banyak utang bukanlah sesuatu yang dikehendaki dari sedekah itu. Karena membayar utang dan memberi nafkah keluarga atau diri sendiri yang memang butuh adalah lebih utama. Kecuali jika memang dirinya sanggup untuk bersabar dan membiarkan dirinya mengalah meskipun sebenarnya membutuhkan sebagaimana yang dilakukan Abu Bakar dan itsar (mendahulukan orang lain) yang dilakukan kaum Anshar terhadap kaum muhajirin.”
Oleh karena itu, para ulama mensyaratkan bolehnya bersedekah dengan semua harta apabila orang yang bersedekah kuat, mampu berusaha, bersabar, tidak berutang dan tidak ada orang yang wajib dinafkahi di sisinya. Ketika syarat-syarat ini tidak ada, maka bersedekah ketika itu adalah makruh.
sumber : Link
BATASAN NADZOR YANG BIKIN KAGET!
🎙️ Ustadz Ahmad Sabiq, Lc.
🎥 Link
📝 Banyak yang mengira nadzor hanya boleh melihat wajah dan telapak tangan. Padahal, ada rincian penting menurut pemahaman manhaj salaf yang sering diabaikan. Simak penjelasan lengkapnya berdasarkan hadits Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam agar proses ta`arufmu berkah dan tepat sasaran.


Pentingnya Menjaga Lisan
Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:
"Barang siapa menjaga lisannya karena Allah di dunia, Allah akan memudahkan lisannya mengucapkan syahadat ketika dia meninggal dan bertemu dengan-Nya.
Sebaliknya, barang siapa tidak bisa menjaga lisannya dari membicarakan kehormatan kaum muslimin dan mencari-cari aib mereka, Allah akan membuatnya sulit mengucapkan syahadat ketika meninggal dunia."
(Bahrud Dumu`, hlm 124.)

Nasihat Muslim Bikers
Lima Hal Yang Membuat Binasa
Berkata Fudhail bin `Iyadh rahimahullahu :
"Siapa yang menjaga dirinya dari lima perkara ini maka sungguh ia terjaga dari kejelekan dunia dan akhirat, ujub (bangga diri), riya (beramal karena ingin dipuji manusia), sombong, meremehkan orang lain, memperturutkan hawa nafsu." (Hilyah Al Auliya` 8/95)